Kenali Gejala Awal Demensia pada Lansia

Demensia merupakan istilah umum untuk menggambarkan gejala ketika otak dipengaruhi penyakit atau kondisi tertentu. Demensia kerap menyerang kelompok lanjut usia (lansia).  

Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyebutkan 5-8 persen orang berusia 60 atau lebih menderita demensia. 

Demensia ditandai dengan penurunan kognitif. Awalnya gejala demensia ringan kemudian menjadi lebih parah seiring berjalannya waktu. 

Gejala awal demensia pada lansia: 

1. Mengalami masalah memori

Bermasalah dengan memori jangka pendek sehingga perlu berusaha untuk mengingat apa yang baru saja dilakukan. 

2. Sulit konsentrasi 

Sulit konsentrasi, misalnya tidak bisa mengikuti sebuah percakapan. 

3. Disorientasi

Kebingungan tentang waktu dan lokasi. Misalnya, harus berusaha keras ketika ingin pulang ke rumah. 

4. Masalah komunikasi

Berbicara tidak sesuai dengan konteksnya sehingga sulit untuk memahami ucapan atau tulisan mereka. 

5. Kesadaran spasial terganggu

Kesulitan menilai jarak dan ruang sehingga menabrak sesuatu. 

6. Kesulitan mengingat aktivitas keseharian 

Misalnya kesulitan mengingat pakaian yang harus dikenakan atau lupa cara memasak makanan yang sebelumnya sudah sering dilakukannya. 

Gejala menengah demensia pada lansia

Gejala tahap menengah diantaranya menjadi lebih pelupa, tersesat di rumah sendiri dan semakin sulit berkomunikasi.

Gejala lainnya, lebih banyak membutuhkan bantuan dalam melakukan sesuatu dan menunjukkan perubahan perilaku, seperti menanyakan pertanyaan sama berulang kali.  

Gejala akhir demensia pada lansia

1. Masalah memori

Tidak mengenali anggota keluarga dekat dan rumah sendiri. 

2. Masalah komunikasi

Kehilangan kemampuan berbicara sehingga untuk berkomunikasi dengan mereka menggunakan ekspresi wajah, gerak tubuh dan sentuhan. 

3. Perubahan perilaku dan psikologis

Gelisah, depresi atau cemas, berhalusinasi atau berjalan tanpa tujuan. 

4. Inkontinensia kandung kemih:

5. Penurunan nafsu makan dan berat badan

Kesulitan makan dan menelan. Penurunan berat badan akibat kehilangan nafsu makan.***

Artikel Lainnya


5 Kiat Merawat Gigi dan Mulut di Usia Lanjut

View Article

Good relationship makes you live longer

View Article

Tanda Lansia Butuh Perawat Khusus

View Article

Apakah Terapi Insulin Harus Seumur Hidup?

View Article

Lansia Penderita Diabetes Rentan Alami Gangguan Pendengaran

View Article

Masalah Kesehatan Ketika Usia Telah di Atas 50 Tahun

View Article