Kenali Perubahan pada Tubuh yang Menjadi Tanda Penuaan
Proses penuaan tidak dapat dihentikan. Seiring bertambanya usia, manusia akan semakin menua. Penuaan adalah ketidakmampuan tubuh memperbaiki dirinya sendiri dan meregenerasi sel-sel baru.
Dengan bertambahnya usia akan banyak perubahan yang terjadi pada tubuh. Penyebabnya karena perlambatan produksi sel dan degenerasi sel, jaringan, dan organ yang tidak dapat diperbaiki tubuh.
Berikut perubahan yang menjadi tanda-tanda penuaan:
1. Kehilangan otot
Massa tubuh tanpa lemak mulai menurun di usia 30-40 tahun. Artinya, produksi sel otot tubuh melambat. Sedangkan ketika mencapai usia 50 tahun, massa otot 10 persen lebih sedikit dibanding usia 30 tahun.
Hilangnya massa otot akan mempengaruhi daya tahan keseimbangan mobilitas bagian bawah tubuh yang cenderung lebih cepat kehilangan otot dan kekuatan dibanding tubuh bagian atas. Ini adalah salah satu penyebab mengapa lansia berisiko sering jatuh.
2. Pengeroposan tulang
Dengan bertambahnya usia, pengeroposan tulang merupakan perubahan tubuh yang umum terjadi. Saat usia semakin menua, laju kerusakan sel tulang melebihi laju produksi sel tulang baru.
Akibatnya tulang menjadi kurang padat dan lebih rapuh. Kondisi ini memicu osteopenia atau osteoporosis.
3. Bentuk tubuh
Perubahan massa otot dan tulang akan mempengaruhi bentuk tubuh manusia. Lemak perut ekstra atau lemak visceral menjadi faktor risiko penyakit jantung dan diabetes.
4. Perubahan pencernaan
Proses penuaan tubuh akan berdampak pada masalah pencernaan secara bertahap, seperti refluks asam atau sembelit. Masalah pencernaan ini akibat dari perubahan terkait usia yang memengaruhi fungsi saluran pencernaan.
5. Perubahan kognitif
Perubahan kognitif bisa menjadi tanda penuaan tubuh seiring bertambahnya usia. Memasuki usia 30-40 tahun, sinyal saraf antara tubuh dan otak mulai melambat. Perubahan ini mempersulit untuk memperhatikan, memproses informasi, dan melakukan banyak tugas.
6. Perubahan sensorik
Memasuki usia 40 tahun, mata menjadi kaku dan kurang fleksibel. Selain itu gangguan pendengaran terkait usia sering terjadi karena perubahan struktural telinga.
7. Perubahan kulit
Kulit terasa lebih kering dan kurang kenyal dibandingkan sebelumnya. Ini karena kulit menghasilkan lebih sedikit minyak alami seiring bertambahnya usia.
Selain itu, lebih sedikit berkeringat dan kehilangan beberapa jaringan lemak tepat di bawah kulit. Ini bisa membuatnya tampak lebih kurus.
8. Perubahan gigi
Seiring bertambahnya usia manusia akan mengalami masalah gusi dan gigi. Perlahan resesi gusi dapat terjadi dan gigi goyang mengakibatkan keompongan.
Sementara area mulut terasa lebih kering sehingga berisiko pada kerusakan gigi dan infeksi.
9. Penurunan stamina
Penurunan stamina menjadi tanda penuaan tubuh. Penuaan jantung adalah alasan utama dari penurunan stamina. Karena itu lansia disarankan tetap aktif bergerak untuk mengurangi efek dari penuaan jantung, yaitu penyakit jantung.***
Sumber: Verywell Fit







