Investasi Besar-besaran untuk Adaptasi Teknologi Penyakit Diabetes

Tim perancang teknologi terobosan untuk tes COVID-19 pada puncak pandemi telah bergabung dengan raksasa bioteknologi AS Innova Medical Group (IMG).

Bergabungnya tim ini untuk mengadaptasi teknologi guna mengembangkan tes berbagai penyakit lain termasuk diabetes dan penyakit Lyme.

Vertebrate Antibodies Ltd (VAL) dan biotek baru mengamankan investasi dengan IMG untuk membentuk perusahaan induk baru bernama EpitGenX. IMG merupakan spesialis terkemuka dalam solusi inovatif untuk skrining cepat dan diagnosis penyakit.

Selama pandemi, VAL menggunakan EpitoPrediktTM dan EpitoGen Technologies mereka untuk mengembangkan tes antibodi COVID-19. Ini sebagai bagian dari program penelitian Rapid Response in COVID-19 (RARC-19) dari Kantor Kepala Ilmuwan Pemerintah Skotlandia. 

EpitogenX akan fokus pada pengembangan teknologi ini untuk mencapai kematangan industri dan distribusi yang lebih luas. 

EpitoPrediktTM adalah sistem berbasis AI, dirancang untuk mengidentifikasi elemen tertentu, atau 'titik panas', dari virus COVID-19 yang akan memicu respons kekebalan tubuh. 

Metode ini akan diadaptasi untuk melakukan hal yang sama untuk penyakit berbeda.

EpitoGen adalah 'perancah' platform biologis, dikembangkan untuk menggabungkan dan menampilkan elemen molekuler seperti yang akan muncul secara alami dalam patogen atau virus. 

Pendekatan ini meningkatkan kinerja pengujian, sensitivitas, dan fleksibel untuk memasukkan galur dan varian baru ke dalam pengujian.

Aplikasi potensial dari teknologi ini sangat luas termasuk pembuatan profil imunogenisitas, produksi antibodi, tampilan nanobodi, diagnostik berbasis laboratorium, di tempat perawatan, dan skrining vaksin.

Tujuan langsung EpitogenX adalah mengembangkan tes diagnostik berbasis laboratorium dan di tempat perawatan untuk penyakit Lyme dan diabetes. Sejauh ini kedua penyakit ini sangat sulit didiagnosis secara dini untuk memungkinkan intervensi tepat waktu. 

Tes baru akan lebih murah dan yang terpenting, memiliki akurasi keseluruhan lebih besar daripada tes saat ini.

Visi jangka panjangnya menghasilkan portofolio produk diagnostik untuk mendeteksi gangguan autoimun dan penyakit menular. 

Pada akhirnya, penyempurnaan teknologi dapat menghasilkan aplikasi lebih luas, termasuk vaksin dan terapi yang lebih aman untuk berbagai penyakit.

Dr Abdo Alnabulsi, salah satu pendiri dan CEO VAL, menjelaskan teknologi inti siap mengubah bidang diagnostik, vaksin dan terapeutik. 

"Platform kami menyediakan produk dan layanan unggul dibanding dengan alternatif saat ini, dengan akurasi, fleksibilitas, dan kemampuan beradaptasi yang tak tertandingi. Semuanya tetap terjangkau dan hemat biaya. Ini memastikan bahwa manfaat dari teknologi kami tersedia untuk NHS, negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan bahkan sektor kedokteran hewan yang kekurangan dana," ujarnya. 

Vertebrate Antibodies Ltd keluar dari University of Aberdeen pada 2011 dengan misi membawa pengetahuan dan keahlian mereka ke industri dan pada akhirnya ke pasien.

"Sejak awal, kami mulai merevolusi sektor penelitian dan klinis dengan teknologi inovatif. Kami senang telah menemukan mitra di IMG yang memiliki visi dan nilai yang sama dengan kami dan sama-sama berkomitmen untuk mengembangkan produk transformatif," katanya. 

"Saya yakin kemitraan ini akan mencapai hal-hal hebat, dan teknologi serta produk kami akan memberi dampak global," lanjutnya. 

“Investasi ke VAL merupakan bukti teknologi inovatif dan perintis yang dihasilkan tim. Potensi teknologi ini tidak terbatas dan saya berharap dapat melihatnya digunakan secara klinis di masa mendatang," kata Profesor Mirela Delibegovic dari University of Aberdeen, yang bekerja bersama VAL untuk mengembangkan tes COVID.*** 

Foto ilustrasi - Pexels
Sumber: abdn.ac.uk


Artikel Lainnya


5 Kiat Merawat Gigi dan Mulut di Usia Lanjut

View Article

Good relationship makes you live longer

View Article

Tanda Lansia Butuh Perawat Khusus

View Article

Apakah Terapi Insulin Harus Seumur Hidup?

View Article

Lansia Penderita Diabetes Rentan Alami Gangguan Pendengaran

View Article

Masalah Kesehatan Ketika Usia Telah di Atas 50 Tahun

View Article